Pages

Labels

About Me

Foto Saya
Official website LPM FatsOeN IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Labels

Flag Counter

Selasa, 26 Februari 2013

Dua Maling Motor Kena ‘DO’


       FatsOeN – IAIN Cirebon, Tertangkap kamera CCTV membawa kabur motor milik NC (mahasiswa PBI), Sabtu (19/1), dua orang mahasiswa, RF dan UG kena DO (Drop Out). Dua mahasiswa ini, RF (semester 6) dan UG (semester 4), kabur bersamaan setelah berhasil menemukan kunci motor korban. Dari penuturan korban yang turut serta menggerebek tersangka di tempat tinggalnya. Itu diketahui keduanya masih mahasiswa IAIN.

     Keterangan yang diperoleh METHODA, RF dan UG yang keluar dari gedung PBI tahu betul target pencuriannya, sedang UG mengendarai motornya sendiri. Kebetulan motor jenis Honda Beat NoPol E 3627 HI diparkir pemiliknya di depan gedung PBI. NC keluar gedung karena ada perlu dan tidak tahu kuncinya tertinggal di kelas. Setengah jam kemudian, NC kembali dan mendapati motornya tidak ada di tempat.
Sontak NC terkejut dan langsung menanyakan seorang saksi yang kebetulan berada di TKP. Saksi mengiyakan bahwa motornya baru saja dibawa seseorang. Korban langsung melaporkannya ke security, dan dimintai STNKnya guna melacak tersangka melalui data CCTV. Setelah dilacak, security menemukan datanya, dan NC mengantongi bukti untuk dilaporkan pada pihak kepolisian setempat.

      Selama dua minggu, NC terus mencari keterangan para saksi dan berhasil menelusuri alamat tersangka. NC menjelaskan, bersama dengan security kampus dan informan, dirinya mendatangi tersangka di rumahnya, namun tidak ada di tempat. Motor curian tersebut ada di rumah teman tersangka, dan telah bertransformasi. “Motornya udah beda, skotletnya hitam, nggak ada spion, nggak ada plat nomor, bannya diganti”, jelas NC saat ditemui METHODA, Rabu (13/2).

     Akibat perbuatannya, RF dan UG di Drop Out dari IAIN. Salah seorang security kampus Sumarjo menjelaskan, barang bukti sudah diambil dan dibawa pihak kepolisian. “Pelaku dipecat, dikeluarkan dari kampus”, tandasnya, Senin (11/2). Kini barang bukti sudah diambil pemiliknya. Berdasarkan keterangan korban, dirinya merasa sangat dirugikan, sedang orang tua RF dan UG mengatakan bahwa anaknya belum kembali ke rumah. “Surat Pencabutan Perkara sudah dibuat, siap ditandatangani saya. Tapi saya belum tanda tangan sebelum ketemu ama RF”, pungkas NC (Vivi, Josh).

0 komentar:

Posting Komentar