Fats0eN –
IAIN Cirebon,. Hingga menjelang pertengahan Februari dana kegiatan
UKM dan HMJ belum diberikan dan belum diketahui berapa jumlah yang akan
digelontorkan. Dalam hal ini Purek III, Prof. Dr. H. Cecep Sumarna, M.Ag saat dimintai
penjelasan oleh METHODA (14/02) di ruang
kerjanya menyatakan, “Sampai saat ini belum ada keputusan final, karena masih
dalam proses. Makanya nanti regulasi keuangan mungkin baru bisa diproses akhir
maret” ujarnya.
Oleh karena itu
UKM-HMJ yang ingin mengadakan kegiatan, tidak bisa mengandalkan dana yang
seharusnya mereka dapatkan. Ketua HMJ EDSA (English Department Student
Assosiation), Rifqi, menyatakan (14/02), “ untuk acara English Contest kemaren,
selain dari uang pendaftaran, kami harus cari dana kesana-kemari, termasuk ngutang ” ”Tuturnya. Lebih lanjut dia menambahkan bahwa dari 12
juta biaya acara tersebut, pihak lembaga hanya meng-ACC 3 jt dan itupun belum
bisa mereka dapatkan.
Rajudin selaku ketua
himpunan mahasiswa Bahasa Arab (ITLA) didampingi dengan Rian Najarudin yang
menjabat sebagai Kabid DPO mengatakan, “acara GBA (Gebyar Bahasa Arab) sejawa
tahun kemarin, biaya yang dikeluarkan minimal 30 jutaan dan lembaga memberikan
tidak secara keseluruhan dan untuk menutupi itu mereka pun bekerja sama dengan
pihak lain, Insya Allah kami akan mengadakan acara GBA tingkat nasional kembali bulan April depan.” Ungkapnya. Lebih
lanjut mereka mengharapkan bahwa pihak lembaga ikut memberikan dukungan moril
yang lebih tidak hanya dukungan financial saja. (Rania)

0 komentar:
Posting Komentar