Acara ToT dengan 20 peserta dari anggota dan pengurus LPM FatsOeN begitu antusias mendengarkan pemaparan pemateri mengenai manajemen perusahaan yang disampaikan Maman. Ia menekankan peran Divisi Perusahaan dan Divisi Litbang harus dominan dalam Pers Mahasiswa.
Maman melanjutkan, yang terjadi di Pers Mahasiswa sekarang, divisi Perusahaan dan Divisi Litbang kurang diberdayakan.”Yang menjadi dominan itu Divisi Redaksi, sedangkan Perusahaan dan Litbang kurang mendapat porsi lebih. Kalau temen-temen tahu bagian Redaksi itu sifatnya teknis, kalau Perusahaan dan Litbang kurang aktif akibatnya produk dari media kita nenjadi kaku,”ujar pria kelahiran Cirebon ini.
“Jangan sampai media temen-teman nasibnya seperti buletin jumat, tidak melihat kebutuhan konsumen hanya sikap egoisme yang ditonjolkan dalam pemberitaan. Kemudian kritis itu tidak harus keras, coba teman-teman membaca Kompas kata-katanya enak dibaca tapi menurut saya itu sangat kritis. Jadi gunakan permainan kata, jangan terlalu fulgar dalam kritikannya,”tuturnya.
Di sesi tanya jawab. Arai, alumni FatsOeN, memberi saran kepada peserta ToT untuk meningkatkan silaturahmi kepasa para alumni FatsOeN. “jaga silaturahmi kepada alumni, karena itu sebagai link untuk kemajuan FatsOeN ke depan. Kemudian tingkatkan lagi bahan bacaan dan diskusi, agar kita lebih progresif dalam berorganisasi.” Ujar pria dengan kumis tipisnya. (Azis Ibnu Thufail)

goood banget lahh......
BalasHapus